Kalurahan Sumberadi, Kapanewon Mlati, Sleman, D.I. Yogyakarta
Profil & Sejarah Padukuhan Jumeneng Kidul
Mengenal riwayat ketokohan Kyai Nur Jumeneng, asal-usul pemekaran wilayah, falsafah gotong royong warga, visi misi kemasyarakatan, serta potret demografi dusun.
Riwayat Sejarah Kyai Nur Jumeneng & Pemekaran Dusun
Padukuhan Jumeneng Kidul memiliki akar sejarah yang panjang dan terhormat di tanah Sleman. Bermula dari sebuah padukuhan induk yang luas bernama Padukuhan Jumeneng Gedhe. Seiring laju pertambahan populasi penduduk dan penataan tata kelola pemerintahan desa Kalurahan Sumberadi pada masa itu, wilayah Jumeneng Gedhe dimekarkan secara bijak menjadi dua bagian: Jumeneng Lor di sisi utara dan Jumeneng Kidul di sisi selatan.
Nama “Jumeneng” sendiri berakar erat dari nama sang tokoh perintis dan pembuka wilayah (babat alas), yaitu Kyai Nur Jumeneng. Beliau merupakan sosok ulama dan sesepuh karismatik yang meletakkan dasar-dasar peradaban, mengajarkan syiar keagamaan Islam, serta menanamkan falsafah hidup bermasyarakat yang berkeadaban.
Pengaruh ajaran Kyai Nur Jumeneng bukan sekadar catatan riwayat masa lampau, melainkan jiwa yang tetap hidup dalam laku keseharian masyarakat Padukuhan Jumeneng Kidul. Ketulusan dalam bermusyawarah, solidaritas antartetangga, dan semangat kebersamaan masih menjadi pedoman kuat yang diwariskan hingga generasi kini.
“Semangat kerukunan dan kemandirian yang diwariskan Kyai Nur Jumeneng tetap menjadi pondasi teguh gotong royong masyarakat Jumeneng Kidul.”
Falsafah Luhur Pendiri Dusun · Padukuhan Jumeneng Kidul

Dokumentasi: Lanskap pedesaan Padukuhan Jumeneng Kidul, Sumberadi, Mlati, Sleman.
4 Karakteristik Utama Dusun
Kondisi geografis dan nilai kemasyarakatan yang menjadi fondasi kehidupan Padukuhan Jumeneng Kidul.
Wilayah Sumberadi
Berada di wilayah administratif Kalurahan Sumberadi, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman dengan kontur tanah subur lereng barat Merapi dan saluran irigasi yang menopang sawah produktif.
Semangat Gotong Royong
Kultur sosial guyub rukun yang senantiasa lestari lintas generasi dalam tradisi sambatan, rewang hajatan, ronda malam, dan kerja bakti kebersihan lingkungan dusun.
Keagamaan yang Kuat
Harmoni kehidupan religius berakar dari ajaran sosok perintis Kyai Nur Jumeneng, berpusat pada syiar masjid, mushola dusun, pengajian berkala, serta majelis taklim warga.
Lingkungan Pedesaan Asri
Bentangan persawahan hijau, semilir udara pedesaan yang sejuk, serta pepohonan rindang menghadirkan ketenangan dan kenyamanan khas pedesaan Sleman barat.
“Menjadi dusun yang mandiri, guyub, dan berkemajuan berbasis potensi lokal dan nilai-nilai keagamaan.”
4 Misi Padukuhan Jumeneng Kidul
Mengembangkan potensi pertanian dan usaha lokal warga.
Meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat.
Melestarikan tradisi dan budaya dusun.
Mendorong partisipasi aktif warga dalam pembangunan.
Selaras dengan agenda pembangunan Pemerintah Kalurahan Sumberadi.
Demografi Penduduk Dusun
Data kependudukan Padukuhan Jumeneng Kidul mencatat 1.659 jiwa dalam 527 KK yang tersebar di 5 RW dan 9 RT.
Mata Pencaharian Pokok
Aktivitas ekonomi utama warga mencakup sektor agraris, industri rumahan, dan pertukangan terampil:
- Pertanian Sawah & PalawijaPadi, jagung, dan aneka tanaman sayuranMayoritas
- Sentra UMKM Emping MelinjoProduksi rumahan bernilai tambah khas dusunKhas Dusun
- Pertukangan & Jasa KonstruksiKeahlian sipil, perbengkelan, dan jasa harianTerampil
- Peternakan Skala Rumah TanggaSapi, domba/kambing, dan unggas kampungSambilan
Lembaga Pendidikan di Dusun
Fasilitas pembinaan moral, budi pekerti, dan pendidikan dasar yang berada di lingkungan dusun:
- PAUD / TK JumenengPendidikan usia dini dengan stimulasi motorik dan pembiasaan karakter ramah anak.
- Sekolah Dasar (SD) JumenengPendidikan formal 6 tahun yang mengutamakan prestasi akademis serta kepribadian luhur.
- TPA & Pengajian MasjidPendidikan baca tulis Al-Qur'an dan wawasan keagamaan berkala bagi anak-anak warga.